Buah
apel dikenal sebagai buah super karena mangandung banyak vitamin dan
antioksidan sebagai penangkal radikal bebas. Namun penelitian justru
menunjukkan bahwa jus apel dapat meningkatkan risiko batu ginjal.
Menurut
penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical
Nutrition tahun 2003, jus apel dapat meningkatkan kalsium oksalat dan
uric acid (asam urat) dalam urine sebesar 35 persen dan jus grapefruit
37 persen. Kalsium oksalat dan asam urat merupakan zat yang paling
banyak memicu terbentuknya batu ginjal.
"Berdasarkan
penelitian dan banyak pendapat, tidak tahu penyebabnya apa namun
kenyataannya memang demikian. Tidak hanya jus apel kemasan, jus apel
yang dibuat sendiri juga begitu," jelas Dr dr Parlindungan Siregar,
SpPD-KGH dari bagian Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam
FKUI-RSCM, dalam acara Konferensi Pers 'Hari Ginjal Sedunia: Sayangi
Ginjal Anda, Minumlah Air Putih yang Cukup!' di Hotel Akmani, Jakarta,
Selasa (6/3/2012).
Menurut
Dr Parlin, buah apel sendiri sudah dapat meningkatkan risiko batu
ginjal, terlebih pada orang-orang yang memang berisiko. Dan bila diolah
menjadi jus apel, tentu saja jumlah buah yang digunakan lebih dari satu
sehingga makin meningkatkan risikonya.
"Jadi kalau makan apel mending langsung saja buahnya, tidak usah dibuat jus," saran Dr Parlin.
Dr Parlin menyebutkan bahwa air putih yang mengandung magnesium juga sangat mempengaruhi terbentuknya batu ginjal.
Sedangkan beberapa minuman yang dapat mencegah terbentuknya batu ginjal adalah sebagai berikut:
- Kopi yang sudah decaffeinated (kafein rendah) dapat menurunkan risiko kalsium oksalat dan asam urat dalam urine 10 persen, asal hanya 1 gelas per hari.
- Teh menurunkan risiko 14 persen
- Wine menurunkan risiko 39 persen, asal tidak lebih dari 30 cc per hari.
- Jus jeruk
"Hidrasi
yang baik dapat mencegah batu ginjal dan infeksi ginjal. Pada orang
yang sehat, minimal urine yang dikeluarkan 2 liter per hari. Itu aman
untuk mencegah penyakit ginjal dan berarti tubuh juga butuh 2-3 liter
air (untuk orang yang sehat) yang dimasukkan dalam 24 jam," tutup Dr
Parlin.
0 komentar:
Posting Komentar